Pengertian Tentang Clay & Cara Membuatnya

Pengertian tentang Clay dan Cara membuatnya (gohanan

Bagi sebagian orang pasti sudah pernah mendengar kata Clay. Clay biasanya kita jumpai di produk gantungan kunci, mainan anak, aplikasi untuk aksesoris, dll. Dalam arti luas Clay bisa berari tanah liat. Mengapa tanah liat? Karena ada beberapa clay yang terbuat dari bahan tanah liat namun, ada pula clay yang terbuat dari bahan lain tetapi adonannya memiliki sifat yang sama dengan tanah liat. Selain terbuat dari tanah liat clay juga bisa dibuat dengan bahan lain seperti dari tepung, roti, malam, dan lain sebagainya. Clay juga memiliki berbagai jenis diantaranya seperti dibawah ini :

Macam Macam clay

  1. Clay Malam
    Clay malam yaitu clay yang terbuat dari material malam / lilin dan memiliki sifat material lebih lunak, tidak akan mengeras dan mudah untuk dibentuk. Clay malam biasanya digunakan untuk mainan anak-anak.
  2. Plastisin Clay
    Plastisin Clay yaitu clay yang terbuat dengan bahan utama plastisin / lilin. Material plastisin memiliki sifat lunak, tetapi tidak selunak clay malam.
  3. Paper clay
    Peper clay yaitu clay yang terbuat dari bubur kertas. Bubur kertas disini bisa menggunakan bahan dari koran atau kertas bekas lalu dicampur dengan lem. Untuk Hasil akhirnya clay dengan bahan paper ini memiliki sifat lebih keras. Cara membuatnya dengan cara diangin-anginkan dan di beri cat warna.
  4. Clay Tepung
    Clay tepung yaitu clay yang terbuat dengan bahan utama tepung dengan dicampur material lainnya. Untuk clay tepung ini dapat dibuat sendiri dan cukup mudah dikerjakan bersama anak-anak karena material tepung bisa di cari dengan mudah di beberapa toko & supermarket. Dibawa ini beberapa material untuk membuat clay tepung.
    Bahan yang diperlukan:
    1. Tepung terigu, tepung tapioka, tepung beras
    2. Lem putih
    3. Pewarna (cat warna / pewarna lainnya)
  5. Clay Roti
    Clay roti yaitu clay yang terbuat dengan bahan utama roti, clay berbahan dasar roti ini juga dapat di buat sendiri dari sisa-sisa roti. Untuk membuatnya bisa menggunakan beberapa bahan dibawah ini :
    1. Roti tawar (angin-anginkan )
    2. Lem kayu atau lem putih
    3. Minyak sayur
    4. Sedikit pengawet makanan (tidak wajib)
    5. Cat poster/cat air
  6. Jumping Clay
    Jumping clay yaitu clay yang jika diangin-angin kan akan cepat kering dan tidak dapat diolah lagi, hanya saja untuk jumping clay ini hasilnya akan lebih ringan seperti gabus. Biasanya cocok untuk dibuat menjadi boneka-boneka hewan atau manusia kecil.
  7. Air Dry Clay
    Air Dry Clay yaitu clay yang memiliki sifat material hampir sama dengan jumping clay, hanya saja untuk air dry clay ini memiliki bentuk akhirnya lebih padat. Air dry clay ini sangat cocok untuk membuat miniature buah-buahan, sayuran, makanan atau lainnya.
  8. Polymer Clay
    Polymer Clay Yaitu clay yang memiliki nilai jual paling mahal dibandingkan dengan jenis clay lainnya. Mengapa lebih mahal? Karena polymer clay ini terbuat dari material gerabah, keramik batu, porselin, atau juga keramik. Untuk jenis polymer Clay ini bisa dibilang masih langka di Indonesia. Proses pengeringan polymer clay yaitu dengan cara di oven.
  9. Clay Asli (Tanah Liat / Keramik)
    Clay asli merupakan clay yang terbuat dari tanah liat. Namun, tanah liat disini merupakan tanah liat asli dari alam yang biasanya digunakan untuk membuat tembikar. Cara pengeringannya yaitu setelah diangin-anginkan lalu dibakar kedalam tungku.
  10. Clay Imitasi
    Mengenai clay imitasi ini banyak yang tidak tahu perihal tentang clay ini. Yang pasti jenis clay imitasi ini biasanya digunakan di pabrik-pabrik mobil, atau industri besar lainnya untuk dijadikan model produk. Clay Imitasi ini memiliki warna coklat tua dan dengan cara harus dipanaskan dahulu, agar dapat dibentuk. Hasil akhirnya lumayan kokoh, tapi masih bisa diolah lagi apabila dipanaskan.
  11. Gips
    untuk material jenis Gips ini terbuat dari bahan kapur yang dikeraskan. Cara pembuatannya yaitu adonan yang encer dicetak (menjadi pot, hiasan kulkas, pajangan, dll) lalu setelah itu diangin-angin kan lalu di cat. Atau dapat juga dipadatkan berbentuk balok, lalu di ukir menjadi patung, abstrak atau lainnya.